Heboh! Mantan Presiden FC Barcelona Ditahan, Kenapa?

Berita buruk terbaru menimpa kesebelasan klub Blaugrana, di mana mantan presiden Barcelona Sandro Rosell dan istrinya telah ditahan sehubungan dengan bisnisnya di Brasil, ungkap pihak berwenang Spanyol pada hari Selasa lalu.

Penahanan tersebut merupakan bagian dari investigasi pencucian uang terkait pembelian hak televisi untuk pertandingan terakhir tim nasional Brazil. Tiga orang lainnya juga ikut ditahan, namun identitas mereka tidak segera diumumkan oleh pihak berwenang.

Polisi menyerbu kantor, rumah dan bisnis di Barcelona dan lokasi lainnya di Spanyol sebagai bagian dari “Operation Rimet,” sebuah referensi untuk mantan Presiden FIFA Jules Rimet, yang juga memberi inspirasi nama untuk trofi Piala Dunia sejak 1930-1970.

Pihak berwenang menyatakan operasi tersebut bertujuan untuk menyelidiki dugaan pembayaran ilegal yang diterima oleh Rosell dan orang-orang lain yang terlibat di dalam mempromosikan permainan Brasil. Pihak berwenang mengatakan bahwa hampir € 15 juta (sekitar Rp. 223 miliar) bisa dicuci melalui proses yang bernama tax havens.

Pengacara Rosell, Pau Molins, mengatakan kepada media Spanyol bahwa kliennya “khawatir” dan “terkejut” namun tidak melakukan kesalahan apa pun.

“Tindakan pribadinya di Brasil benar-benar legal,” kata Molins, menurut harian olahraga Marca.

Pejabat mengatakan operasi tersebut menggunakan informasi dari FBI menyusul kasus AS terhadap pejabat FIFA tingkat tinggi pada tahun 2015.

Rosell, mantan eksekutif Nike di Brazil, memiliki hubungan dekat dengan mantan presiden konfederasi sepak bola Brasil, Ricardo Teixeira, yang disebutkan dalam dakwaan oleh pejabat Amerika.

Teixeira yang juga sedang diselidiki oleh pihak berwenang Spanyol, dan penggerebekan juga diduga terjadi di Brasil. Teixeira mengundurkan diri dari konfederasi Brasil pada tahun 2012 dengan alasan medis di tengah tuduhan korupsi dan penyimpangan yang meluas di pemerintahannya.

Pada 1990-an, Rosell menegosiasikan beberapa kesepakatan dengan Teixeira yang melibatkan tim nasional Brazil dan Nike, yang merupakan perusahaan olahraga yang digunakan oleh tim Brasil.

Beberapa tahun yang lalu, Rosell secara resmi dituduh oleh otoritas Brasil untuk menggunakan salah satu perusahaannya untuk mendapatkan keuntungan secara tidak sah dari persahabatan antara Brasil dan Portugal pada tahun 2008. Rosell telah dibebaskan dari kesalahan pada saat itu.

Dalam kasus terpisah di Spanyol, Rosell akan diadili karena tuduhan penipuan dan korupsi yang melibatkan transfer striker Neymar dari klub Santos pada 2013. Jaksa mengatakan jumlah sesungguhnya dari biaya transfer tersebut disembunyikan untuk menguntungkan beberapa dari mereka yang terlibat. Neymar dan ayahnya juga akan diadili.

Rosell mengundurkan diri sebagai presiden Barcelona pada 2014 karena tuduhan terkait transfer Neymar. Dia telah mengambil alih klub tersebut pada 2010.

Dia dan istrinya ditahan di kediaman rumah mereka di Barcelona saat serangan polisi tersebut terjadi. Mereka tetap di lokasi sementara pihak berwenang mengeksekusi surat perintah penggeledahan. Rumah lain milik Rosell juga digeledah oleh polisi.

Add a Comment